Seorang janda muda berinisial Ad (41) terpaksa turun kejalan dan berbisnis dengan cara "buka paha". Menurut Ad, hal ini terpaksa dia lakukan agar bisa menghidupi dua anaknya. Demi anaknya pula Ad rela membanting tulangnya sebagai pekerja seks komersial (PSK).



Ad ditangkap petugas, sekitar pukul 14.00 WIB Senin (25/1), ketika sedang menunggu pria hidung belang di warung remang-remang. Padahal, Ad duketahui belum satu bulan keluar dari pusat rehabilitasi di Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Kabupaten Cirebon.


loading...

Ad mengaku kembali menjadi PSK dengan alasan tuntutan ekonomi untuk menghidupi kedua anaknya. Bahkan, modal yang diberikan oleh pemerintah melalui program rehabilitasi terpaksa dipergunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saya tidak ada yang menafkahi, terpaksa terjun lagi setelah modal yang diberikan setelah ikut rehabilitasi habis,” ujar Ad. (Sumber: JPNN)


>