Dirun, 20, sungguh beda dengan yang lain, sebagai pembantu, Dirun justru memperkosa anak majikannya, Tuti, 17, hingga hamil. Perbuatannya itu membuat orangtua Tuti marah, dan pembantu celamitan itu dilaporkan ke polisi Polres Jember.



Dirun mengaku jatuh cinta dengan putri tuan rumah, Tuti yang lumayan cantik, tapi untuk mendeklarasikan cintanya tak ada keberanian apalagi Dirun menganggap mereka berbeda strata sosial.

Disaat rumah majikannya kosong, yang ada hanya dia dan Tuti, dia pun nekat memperkosa anak majikannya tersebut. Disaat Tuti sedang nonton TV, Dirun langsung menyergap dengan ancaman. Berhasilah pembantu itu melampiaskan nafsunya tersebut.

Mungkin karena Tuti juga menikmati, kini menjadi lebih mudah penjahat kelamin pemula itu beraksi. Tanpa ancaman berarti gadis itu menyerahkan kehormatannya. Ini kemudian terjadi berulangkali, sehingga pada akhirnya Tuti pun hamil 4 bulan.

Karena kelakuannya tersebut, Dirun dilaporkan ke Polres Jember dan ditangkap. Dalam pemeriksaan dia mengakui terus terang, tak tahan melihat kecantikan Tuti. Sedang untuk melamar dengan cara biasa sangat tidak mungkin, karena status sosialnya sangat beda. (sumber: Poskota)


>