Seorang aktivis buruh migran Indonesia di Hong Kong mengatakan, banyak tenaga kerja perempuan Indonesia yang menetap dan bekerja secara ilegal di Hong Kong baik karena kehabisan masa berlaku visa kerja atau sengaja menyalahgunakan visa, seperti memasuki Hong Kong dengan visa turis yang masa berlakunya empat bulan.
(Baca Juga: Bereda Foto Mesum TKW dengan Pria Banglades Bikin Netizen Marah)
“Kebanyakan TKW lebih suka jadi overstay ketimbang pegang recognition paper karena aslinya mereka tetap cinta negeri sendiri,” kata sang aktivis
Sebagian TKI perempuan malah terpaksa rela dinikahi pria uzur agar bisa menetap permanen sebagai penduduk Hong Kong dan dengan begitu mereka bisa bekerja di restoran, toko, pabrik, dan lainnya.
Setelah menikah, pasangan tersebut mengajukan rekomendasi ketidakmampuan ke pemerintah setempat. Bila disetujui, mereka dapat menyewa rumah susun murah dari Hong Kong Housing Society, terus dapat jatah masyarakat miskin dari pemerintah lantaran suami sudah tua dan tidak bekerja. (Sumber: Tempo)
>
Related Posts
Suami Jarang Pulang Jadinya Kesepian, Ibu Kos pun Akhirnya Melakukan Hal Ini
Sudah 40 tahun, tapi Ny. Pintam, masih suka brondong. Kalau brondong jagung (popcorn) tak masalah,...Read more
Dinikahi Bule, Netizen: Suaminya 'Uang Dolar Hidup'
Kisah wanita yang menikah dengan pria bule ini jadi viral di media sosial. Beberapa orang ma...Read more
Wuih, Fortuner Jadi Angkot di Papua
Mobil-mobil keluaran Toyota seperti Fortuner, Innova dan Hilux menjadi mobil angkot di Papua. Toyo...Read more
''Saya Sudah 37 Tahun di Dunia Air, Baru Mendengar Ada Orang Nutup Kali''
Pakar tata air, Firdaus Ali, mempertanyakan kebijakan yang diambil Pemprov DKI Jakarta yang menutup...Read more
TKW Jadi Pelakor Hamil 7 Bulan, Istri Asli Dibuang Begitu Saja
M yang merupakan ibu dari kedua anak HS itu merasa dikhianati. HS sudah menghamili DM, mantan TKW...Read more
TKl Asal Sampang Tewas Karena Jatuh dari Lantai 40
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengalami kecelakaan kerj...Read more